PERINGATAN

Dilarang meng-copy materi dari blog ini, tanpa mencantumkan nama penulis dan alamat web (URL). Terima Kasih

Selasa, 26 Januari 2010

REKAYASA GENETIK (GENETIC ENGINEERING)

Dr. Suparyanto, M.Kes

REKAYASA GENETIK(GENETIC ENGINEERING)

YANG MEMPENGARUHI FENOTIF
  1. Faktor Genetis
  2. Faktor Lingkungan

Faktor Lingkungan dibagi dua periode :
  1. Prenatal
  2. Postnatal

FAKTOR PERIODE PERINATAL
  • Umur Ibu
  • Suasana rahim
  • Emosi Ibu
  • Obat yang diminum Ibu
  • Radiasi saat kehamilan triwulan 1
  • Kebisingan yang diterima Ibu
  • Nutrisi Ibu
  • Infeksi pada Ibu
  • Ketidak cocokan darah Ibu dan Anak

FAKTOR PERIODE POST NATAL
  • Sosial budaya keluarga
  • Infeksi
  • Emosi dan pergaulan
  • Sanitasi
  • Suasana hormonal

MUTASI
  • Mutasi adalah gen yang mengalami perubahan sifat
Penyebab mutasi:
  1. Bahan fisika (radiasi)
  2. Bahan kimia
  3. Biologi (virus)

PENYEBAB BAHAN FISIKA
  1. Radioaktif :
  2. Sinar X
  3. Sinar gama
  4. Isotop radioaktif
  5. Partikel yang dapat mengion :
  6. Netron
  7. Elektron
  8. Partikel alpha
  9. Ion-ion berat

PENYEBAB BAHAN KIMIA
  1. Pestisida : DDT, DDVP, Aziridine, TEM
  2. Industri: formaldehid, glycidol, DEB (di epoxide butadiene), hydroksilamine, uretran, H2O2
  3. Makanan : caffein, cyclamate (penyedap), Na nitrit / asam nitrit (pengawet daging), aflatoksin

PENYEBAB OBAT
  1. Cyclophosphamide: obat tumor
  2. Methyl di (2-chloro ethyl) amine
  3. Danaprine (anti malaria)
  4. Derivat acridine : antiseptik
  5. Colchicine: obat gout
  6. Chorpromasine : sedatif, tranquilizer

PENYEBAB VIRUS
  1. Virus Hepatitis
  2. Virus Campak
  3. Virus Demam kuning
  4. Virus Cacar

APA ITU REKAYASA GENETIK
  • Rekayasa genetik adalah proses mengidentifikasi dan mengisolasi DNA dari suatu sel hidup atau mati dan memasukkannya dalam sel hidup lainnya.
  • Sebelum dimasukkan, materi genetik tersebut dapat direkayasa di laboratorium.

REKAYASA GENETIK
  • Dimulai sekitar 50 tahun yang lalu
  • Diawali oleh: Dr. Paul Berg, Dr. Stanley Cohen, Dr. Anie Chang, Dr. Herbert Boyer, Dr. Robert Helling
  • Mereka menemukan enzim restriksi endonuklease yang berfungsi sebagai “gunting molekuler” yang dapat mengenal dan memotong secara kimia tempat-tempat khusus sepanjang molekul DNA
  • Setelah proses rekayasa genetik berhasil, DNA yang baru tergabung secara permanen dalam kromosom sel baru, dan tampak pula dalam DNA sel-sel keturunannya.
  • Bagaimana para ilmuwan melakukan rekayasa genetik? Mereka menggunakan teknologi DNA rekombinan

APA ITU DNA REKOMBINAN
  • Metode mengisolasi, memanipulasi, menggandakan, memotong, dan menggabungkan urutan DNA yang teridentifikasi secara keseluruhan yang disebut teknologi penggabungan DNA atau DNA rekombinan.

TEKNIK DNA REKOMBINAN
  • Teknik mengisolasi DNA
  • Teknik memotong DNA
  • Teknik menggabung/ menyambung DNA
  • Teknik memasukan DNA kedalam sel hidup

MEKANISME SEKSUAL BAKTERI
  • Mekanisme seksual bakteri merupakan pertukaran DNA atau gen dari satu sel ke sel lainya
  • Jadi mekanisme seksual bakteri tidak bersifat reproduktif (tidak menghasilkan anak atau zuriat)

CARA PEMINDAHAN DNA
  • Konjugasi: pemindahan DNA dalam sel bakteri melalui kontak fisik antar kedua sel
  • Transformasi: pengambilan DNA oleh bakteri dari lingkungan sekelilingnya
  • Transduksi: pemindahan DNA dari satu sel ke sel lainya melalui perantara

PERANGKAT BAKTERI
  • Enzim restriksi: untuk memotong DNA
  • Enzim DNA ligase: untuk menyambung DNA
  • Plasmid: vektor untuk mengklon gen atau fragmen atau mengubah sifat bakteri
  • Transposon: untuk mutagenesis dan menyisipkan penanda
  • Pustaka Genom: menyimpan gen atau fragmen DNA yg telah diklon
  • Enzim transkripsi balik: membuat DNA berdasarkan RNA
  • Pelacak DNA/RNA: untuk mendeteksi gen/fragmen DNA yg diinginkan atau mendeteksi klon yg benar

CARA MENEMUKAN LETAK GEN
  • Dengan perunut DNA, yaitu suatu molekul DNA utas tunggal yang relatif pendek yang merupakan pasangan dari sekuen gen yang dikehendaki.
  • Dengan kata lain, jika segmen dari gen yang diinginkan tersebut diketahui adalah AGTTCG, maka segmen pasangan dari DNA perunut akan menjadi TCAAGC

CARA MENYISIPKAN GEN
  • Jika kita ingin memasukkan suatu gen manusia ke dalam sel lain, gen perlu diisolasi, sehingga dapat disisipkan dalam sel baru.
  • Contoh: gen insulin manusia diisolasi kemudian digabungkan dalam sel bakteri E. coli selanjutnya gen yang disisipkan tersebut menyebabkan sel bakteri memproduksi protein insulin manusia, yang dapat diberikan pada penderita diabetes


Gambar Rekayasa Genetik

MANFAAT REKAYASA GENETIK
  1. Pembuatan insulin manusia dari bakteri
  2. Terapi gen
  3. Pembuatan antibodi, vaksin
  4. Pembuatan serum
  5. Kloning
  6. Semangka tanpa biji
  7. Padi tahan wereng

KONSELING GENETIK
  • Konseling Genetik adalah memberi nasehat / konsultasi genetis kepada pasien / keluarga, berdasarkan hasil observasi atau pemeriksaan silsilah keluarga, laboratorium dan klinis

TUJUAN KONSELING GENETIK
  • Agar seseorang yang akan menikah mendapat keturunan yang tidak cacat
  • Jika sudah terlanjur beranak pinak, dianjurkan untuk tidak beranak lagi
  • Memberikan bahan / cara mencegah atau mengobati penyakit keturunan
  • Terhadap bayi / janin baru lahir dengan cacat / kelainan, dinasehatkan cara mengasuhnya
  • Mencari jalan keluar perselisihan keluarga

REFERENSI:

Yatim, Wildan, 1996, Genetika, Bandung, Tarsito

Senin, 25 Januari 2010

PARADIGMA SEHAT MENUJU INDONESIA SEHAT 2010 (HEALTH PARADIGM TOWARDS HEALTHY INDONESIA 2010) 2

Dr. Suparyanto, M.Kes

Paradigma Sehat

Pengertian :
  • Cara pandang, pola pikir atau model pembangunan kesehatan yang melihat masalah kesehatan saling berkait dan mempengaruhi dengan banyak faktor yang bersifat lintas sektor, dan upayanya lebih diarahkan pada peningkatan, pemeliharaan dan perlindungan kesehatan, bukan hanya penyembuhan orang sakit atau pemulihan kesehatan

Secara makro
  • Berarti bahwa pembangunan semua sektor harus memperhatikan dampaknya di bidang kesehatan, minimal memberikan sumbangan dalam pengembangan lingkungan dan perilaku sehat

Secara mikro
  • Berarti bahwa pembangunan kesehatan harus menekankan pada upaya promotif dan preventif, tanpa mengesampingkan upaya kuratif dan rehabilitatif

  • Paradigma sehat dengan sebutan : “ Gerakan Pembangunan Yang Berwawasan Kesehatan “ dicanangkan oleh Presiden RI pada tanggal : 1 Maret 1999

Latar Belakang / Dasar Pemikiran:
  • Sehat adalah hak asasi manusia : Sehat merupakan sesuatu yang sangat esensial dalam diri manusia, yang perlu dipertahankan dan dipelihara
  • Sehat merupakan investasi. Untuk kehidupan yang produktif, sehat bukannya sesuatu yang konsumtif, tetapi merupakan prasyarat agar hidup kita menjadi berarti, sejahtera dan bahagia
  • Health is not everything, but without health everything is nothing
  • Sehat merupakan salah satu dari tiga faktor utama kualitas sdm. Disamping Pendidikan dan Pendapatan
  • Sehat merupakan karunia tuhan yang patut disyukuri. Bersyukur dengan perbuatan berarti berupaya memelihara dan meningkatkan
  • Memelihara dan meningkatkan kesehatan lebih efektif daripada mengobati
  • Derajat kesehatan dipengaruhi oleh faktor lingkungan, perilaku, pelayanan kesehatan dan keturunan. Faktor lingkungan dan perilaku mempunyai kontribusi sangat besar terhadap kualitas derajat kesehatan

Berdasarkan Paradigma Sehat :
Dirumuskan Visi Misi Dan Strategi Pembangunan Kesehatan

Visi Pembanguan Kesehatan: “ Indonesia Sehat 2010 “
  • Adalah gambaran masyarakat Indonesia dimasa depan yang penduduknya hidup dalam lingkungan dan perilaku sehat, mampu menjangkau pelayanan kesehatan yang bermutu, adil dan merata, serta memiliki derajat kesehatan yang setinggi tingginya
  • Sehat : Meliputi kesehatan jasmani, rohani, serta sosial dan bukan hanya keadaan yang bebas dari penyakit, cacat dan kelemahan.
  • Lingkungan Sehat : Lingkungan yang konduksif bagi terwujudnya keadaan sehat yaitu lingkungan yang : (Bebas polusi; Tersedianya air bersih; Sanitasi lingkungan yang memadai; Perumahan dan pemukimam yang sehat; Perencanaan kawasan berwawasan kesehatan; Kehidupan masyarakat saling tolong menolong)
  • Perilaku Sehat : Perilaku proaktif untuk: Memelihara dan meningkatkan kesehatan, Mencegah resiko terjadinya penyakit; Melindungi diri dari ancaman penyakit; Berperan aktif dalam gerakan kesehatan masyarakat

Misi Pembangunan Kesehatan:
  1. Menggerakan pembangunan nasional berwawasan kesehatan
  2. Mendorong kemandirian masyarakat untuk hidup sehat
  3. Meningkatkan pelayanan kesehatan bermutu , merata, terjangkau
  4. Meningkatkan kesehatan individu, keluarga, masyarakat dan lingkungan

Strategi Pembangunan Kesehatan
  1. Pembangunan nasional berwawasan kesehatan
  2. Profesionalisme
  3. JPKM
  4. Desentralisasi

Referensi:

  1. Vaughan, Morrow, 1993, Panduan Epidemiologi Bagi Pengelolaan Kesehatan Kabupaten, Bandung, ITB
  2. Entjang, Indan, 2000, Ilmu Kesehatan Masyarakat, Bandung, Citra Aditya Bakti
  3. M. N. Buston, 1977, Pengantar Epidemiologi, Rineka Cipta, Jakarta
  4. M. N. Buston, 1977, Epidemiologi penyakit Tidak Menular, Rineka Cipta, Jakarta
  5. Azrul Azwar, 1989, Penanggulangan Wabah oleh Puskesmas, Binarupa, Jakarta
  6. Noor Nasri N, 1997, Dasar Epidemiologi, Rineka Cipta, Jakarta
  7. Sukidjo Notoatmodjo, 2001, Ilmu Kesehatan Masyarakat, Rineka Cipta, Jakarta
  8. Azrul Azwar, 2001, Ilmu Kesehatan Masyarakat, Binarupa, Jakarta
  9. Bambang, 1990, Dasar dasar Epidemiologi