PERINGATAN

Dilarang meng-copy materi dari blog ini, tanpa mencantumkan nama penulis dan alamat web (URL). Terima Kasih

Minggu, 02 Mei 2010

SPONDILITIS (Radang Vertebra)

Dr. Suparyanto, M.Kes

SPONDILITIS (Radang Vertebra)

  • Spondilitis Tuberkulosis: ( Pott’s diseases )
  • Percival Pott ( 1713 – 1788 ) ahli bedah Inggris adalah orang pertama yang menulis penyakit ini, dia menggambarkan spondilitis tuberkulosis sebagai kelainan kyphosis pada tulang belakang yang disertai dengan rasa nyeri dan paraplegia.
  • Menurut frekuensinya, spondilitis merupakan 50% dari semua kasus TB tulang.

Pathologi
  • Proses pertama terjadi di tulang cancelous corpus vertebrae
  • Pada proses ini terjadi nekrosis dengan pengkijuan membentuk nanah yang menjadi abses dingin.
  • Destruksi tulang mengakibatkan patah tulang kompresi.
  • Bila terjadi kompresi, pada pemeriksaan klinis didapati gibus atau kyphosis.
  • Paraplegia dapat terjadi oleh karena :
  • Penekanan medulla spinalis oleh abscess
  • Penekanan medulla spinalis oleh jaringan granulasi
  • Penekanan medulla spinalis oleh sekuester, ataupun tepi tulang vertebra yang menonjol kebelakang

Gejala Klinis
  • Perjalanan penyakit sangat perlahan dan gejala minimal.
  • Berangsur angsur ada gejala malaise, sakit dipunggung (kemeng), sumer waktu sore / malam hari
  • Spasme otot punggung di daerah reaksi.
  • Nyeri tekan dan ketok pada daerah reaksi
  • Gangguan neurologis: paralise, parese, paraestesi, anaestesi dan reflek patologis.
  • Pada pemeriksaan fisik ditemukan gibus, abses retroperitoneal, abses inguinal

Penatalaksanaan
  • Terapi konservatif dengan bed rest total, atau imobilisasi dengan gips
  • Dilakukan pencegahan untuk menghindari dekubitus dan kesulitan miksi dan defekasi
  • Tuberkulostatik segera diberikan dengan dosis sama seperti TB Paru hanya waktu pemberian lebih lama.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar