PERINGATAN

Dilarang meng-copy materi dari blog ini, tanpa mencantumkan nama penulis dan alamat web (URL). Terima Kasih

Rabu, 23 Juni 2010

MINERAL

Dr. Suparyanto, M.Kes

MINERAL

Makanan atau Nutrisi
  • Makanan: zat yang biasa dikonsumsi manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya (gizi)
  • Gizi adalah: zat yang diperlukan tubuh untuk memenuhi kebutuhan hidupnya
  • Macam zat gizi: Karbohidrat, lemak, protein, vitamin, mineral, air

  • Makanan berenergi: makanan yang dapat menghasilkan energi, yaitu makanan yang mengandung: Karbohidrat, lemak, protein
  • Makanan bergizi adalah makanan yang mengandung zat gizi
  • Makanan bergizi seimbang: makanan yang mengandung zat gizi dalam komposisi seimbang, artinya sesuai yang diperlukan tubuh

  • Zat gizi yang masuk tubuh harus sesuai yang dibutuhkan tubuh, tidak boleh kurang atau berlebih
  • Semua makanan diperlukan dalam jumlah cukup dengan komposisi seimbang
  • Vitamin dan Mineral sebagai zat pengatur juga berfungsi sebagai cofactor enzim, antioksidan dan metabolisme

Pembagian Mineral
  • Makromineral adalah mineral yang diperlukan tubuh dalam jumlah >100 mg/hari
  • Contoh: Ca, P, Na, K, Cl, Mg
  • Mikromineral (unsur renik) adalah mineral yang diperlukan tubuh dalam jumlah <100 mg/hari
  • Contoh: Cr, Co, Cu, I, Fe, Mn, Mo, Se, Si, Zn, F

Calsium (Ca)
  • Fungsi: pembentuk tulang, gigi, pengaturan fungsi saraf dan otot
  • Metabolisme: absorpsi perlu protein pengikat-Ca; diatur oleh vit.D, hormon paratiroid dan kalsitonin
  • Defisiensi: rakitis, osteomalasia, osteoporosis
  • Toksik: nausea, diare, iritabilitas
  • Sumber: susu, kacang-kacangan, sayuran


Phosphor (P)
  • Fungsi: pembentuk tulang, gigi, ATP, asam nukleat
  • Metabolisme: kadar dalam serum diatur oleh reabsorbsi ginjal
  • Defisiensi: riketsia, osteomalasia (dewasa)
  • Toksik: hipertiroidisme, osteoporosis
  • Sumber: Zat aditif yang mengandung fosfat

Natrium (Na)
  • Fungsi: kation utama CES, mengatur volume plasma, keseimbangan asam basa, fungsi saraf dan otot, Na/K-ATP-ase
  • Metabolisme: diatur oleh Aldosteron
  • Defisiensi: tidak dikenal dalam diet
  • Toksik: hipertensi
  • Sumber: garam dapur

Kalium (K)
  • Fungsi: kation utama CIS, fungsi saraf otot, Na/K-ATP-ase
  • Metabolisme: diatur aldosteron
  • Defisiensi: akibat diuretik, kelemahan otot, paralisis, kekacauan mental
  • Toksik: henti jantung, ulkus usus halus
  • Sumber: sayuran, buah, kacang-kacangan

Clorida (Cl)
  • Fungsi: keseimbangan cairan dan elektrolit, getah lambung, transport HCO3 dalam eritrosit
  • Defisiensi: akibat vomitus, diuretik, penyakit ginjal
  • Sumber: garam meja

Magnesium (Mg)
  • Fungsi: Pembentuk tulang, gigi, cofaktor enzim
  • Defisiensi: akibat malabsorbsi, diare, pemabuk
  • Toksik: reflek tendon menurun, penurunan respirasi
  • Sumber: sayuran hijau

Chromium (Cr)
  • Fungsi: membentuk insulin
  • Defisiensi: gangguan toleransi glukose
  • Sumber: daging, hati, ragi, padi-padian, kacang-kacangan, keju

Cobalt (Co)
  • Fungsi: konstituen vit.B12
  • Defisiensi: sama seperti defisiensi vit.B12 menyebabkan Asiduria metilmalonat, anemia megaloblastik
  • Sumber: makanan yang berasal dari hewan

Tembaga (Cu)
  • Fungsi: konstituen enzim oksidase, sitokrom oksidase, berperan dalam absorbsi besi
  • Metabolisme: diangkut oleh albumin, terikat dengan serulo plasmin
  • Defisiensi: anemia (hipokromik-mikrositer)
  • Toksik: penyakit Wilson
  • Sumber : hati

Iodium (I)
  • Fungsi: konstituen tiroksin, trijodotironin
  • Metabolisme: disimpan dalam tiroid berupa tiroglobulin
  • Defisiensi: kretinisme, goiter, hipotiroid, miksedemia
  • Toksik: tirotoksikosis, goiter
  • Sumber: garam berjodium, ikan laut

Besi (Fe)
  • Fungsi: konstituen heme, Hb, sitokrom
  • Metabolisme: diangkut sebagai transferin, disimpan sebagai feritin/hemosiderin, hilang lewat perdarahan
  • Defisiensi: anemia (hipokromik mikrositer)
  • Toksik: siderosis, hemokromatosis herediter
  • Sumber: daging, hati, telur, alat masak dari besi

Mangan (Mn)
  • Fungsi: co-factor enzim hidrolase, dekarboksilase, transferase, sintesis glikoprotein, proteoglikan
  • Toksik: inhalasi benda beracun menyebabkan psikotik dan parkinsonisme

Molibdenium (Mo)
  • Fungsi: konstituen enzim oksidase (xantin oksidase) yaitu enzim yang diperlukan dalam metabolisme purin menjadi asam urat
  • Penyakit, sumber: tidak ada ada

Selenium (Se)
  • Fungsi: konstituen glutation peroksidase
  • Metabolisme: antioksidan sinergistik dengan vit.E
  • Defiensi: terjadi jika kandungan dalam tanah rendah
  • Toksik: rambut rontok, dermatitis, irtabilitas
  • Sumber: tumbuhan

Silicon (Si)
  • Fungsi: kalsifikasi tulang, metabolisme glukose-minoglikan pada kartilago dan jaringan ikat
  • Defisiensi: gangguan pertumbuhan
  • Toksik: silikosis
  • Sumber: tumbuhan

Zenk (Zn)
  • Fungsi: co-factor enzim laktat dehidrogenase, alkalin fosfatase, karbonik anhidrase
  • Defisiensi: hipogonadisme, kegagalan pertumbuhan, kegagalan penyembuhan luka, penurunan kemampuan mengecap dan mencium
  • Toksik: iritasi gastrointestinal, muntah

Fluorida (F)
  • Fungsi: meningkatkan kekerasan tulang dan gigi
  • Defisiensi: karies dentis, osteoporosis
  • Toksis: fluorosis dentis
  • Sumber: air minum
REFERENSI

  1. Harper, Rodwell, Mayes, 1977, Review of Physiological Chemistry
  2. Colby, 1992, Ringkasan Biokimia Harper, Alih Bahasa: Adji Dharma, Jakarta, EGC
  3. Wirahadikusumah, 1985, Metabolisme Energi, Karbohidrat dan Lipid, Bandung, ITB
  4. Harjasasmita, 1996, Ikhtisar Biokimia dasar B, Jakarta, FKUI
  5. Toha, 2001, Biokimia, Metabolisme Biomolekul, Bandung, Alfabeta 

    Tidak ada komentar:

    Poskan Komentar