PERINGATAN

Dilarang meng-copy materi dari blog ini, tanpa mencantumkan nama penulis dan alamat web (URL). Terima Kasih

Selasa, 28 Agustus 2012

PROMOSI KESEHATAN NEONATAL

Dr. Suparyanto, M.Kes


BAB I
PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang

 Masa neonatal masa sejak lahir sampai dengan 4 minggu (28 hari) sesudah kelahiran. Bayi adalah anak yang belum lama lahir. Bayi baru lahir adalah bayi yang lahir dari kehamilan 37 minggu sampai 42 minggu dan berat badan lahir 2.500-4000 gram.
Perawatan bayi baru lahir merupakan hal penting yang harus di perhatikan oleh seorang ibu karena masa ini merupakan “ GOLDEN PERIOD” yang akan sangat berpengaruh pada perkembangan selanjutnya. Selama ini masih banyak kaum ibu yang kurang memahami akan pentingnya perawatan bayi baru lahir yang baik dan benar. Para ibu memberikan perawatan pada bayi mereka hanya berdasarkan pengetahuan mereka saja dan kurang mewaspadai resiko-resiko yang akan terjadi , bahkan masih banyak masyarakat yang menganut atau mempertahankan adat istiadat – tradisi yang keyakinan tersebut bertentangan dengan kesehatan. Sehingga merugikan dan berpengaruh buruk pada kesehatan dan perkembangan bayi.





Untuk mengantisipasi masalah tersebut , maka tugas tenaga kesehatan khususnya bidan adalah memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang perawatan bayi baru lahir yang baik dan benar. Salah satunya yaitu dengan memberikan penyuluhan secara langsung. Dengan hal tersebut diharapkan para Ibu mampu merawat bayi mereka secara mandiri dengan tepat sehingga kesehatan dan kesejahteraan bayi baru lahir dapat terpenuhi.


1.2  Tujuan

1.      Memberikan pemahaman kepada masyarakat khususnya kepada ibu tentang perawatan bayi.
2.      Meningkatkat pengetahuan khususnya para ibu untuk sadar,mau dan mampu merawat bayi dengan baik dan benar.
3.      Meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan bayi,mengurangi resiko infeksi dan AKB








BAB II
PEMBAHASAN

2.1  Pengertian
Menurut Saifuddin, (2002) Bayi baru lahir adalah bayi yang baru lahir selama satu jam pertama kelahiran.
Menurut Donna L. Wong, (2003) Bayi baru lahir adalah bayi dari lahir sampai usia 4 minggu. Lahirrnya biasanya dengan usia gestasi 38 – 42 minggu.
Menurut Dep. Kes. RI, (2005) Bayi baru lahir normal adalah bayi yang lahir dengan umur kehamilan 37 minggu sampai 42 minggu dan berat lahir 2500 gram sampai 4000 gram.
Menurut M. Sholeh Kosim, (2007) Bayi baru lahir normal adalah berat lahir antara 2500 – 4000 gram, cukup bulan, lahir langsung menangis, dan tidak ada kelainan congenital (cacat bawaan) yang berat
2.2  Ciri – Ciri Bayi Baru Lahir
1. Berat badan 2500 – 4000 gram
2. Panjang badan 48 – 52 cm
3. Lingkar dada 30 – 38 cm
4. Lingkar kepala 33 – 35 cm
5. Frekuensi jantung 120 – 160 kali/menit
6. Pernafasan ± – 60 40 kali/menit
7. Kulit kemerah – merahan dan licin karena jaringan sub kutan cukup
8. Rambut  lanugo tidak terlihat, rambut kepala biasanya telah sempurna
9. Kuku agak panjang dan lemas
10. Genitalia;
Perempuan labia mayora sudah menutupi labia minora
Laki – laki testis sudah turun, skrotum sudah ada
11. Reflek hisap dan menelan ,Reflek morrow atau gerak dan Reflek graps atau menggenggan sudah baik
12. Eliminasi baik, mekonium akan keluar dalam 24 jam pertama, mekonium  berwarna hitam kecoklatan

2.3 Perawatan Bayi Baru Lahir
Pencegahan Infeksi
·         Cuci tangan dengan seksama sebelum dan setelah bersentuhan dengan bayi
·         Pastikan semua pakaian, handuk, selimut dan kain yang digunakan untuk bayi, sudah dalam keadaan bersih.
·         Usahakan agar tali pusat tetap kering
 
2.  Menjaga suhu bayi agar tetap hangat
Untuk menjaga  suhu bayi tetap hangat melalui upaya berikut :
a. Keringkan bayi dengan seksama
Mengeringkan dengan cara menyeka tubuh bayi, juga merupakan rangsangan taktil untuk membantu bayi memulai pernapasannya
b. Selimuti bayi dengan selimut atau kain bersih dan hangat
Ganti handuk atau kain yang telah basah oleh cairan ketuban dengan selimut atau kain yang baru (hanngat, bersih, dan kering)
c. Selimuti bagian kepala bayi
Bagian kepala bayi memiliki luas permukaan yg relative luas dan bayi akan dengan cepat kehilangan panas jika bagian tersebut tidak tertutup.
d. Anjurkan ibu untuk memeluk dan menyusui bayinya
Pelukan ibu pada tubuh bayi dapat menjaga kehangatan tubuh dan mencegah kehilangan panas. Sebaiknya pemberian ASI harus dimulai dalam waktu satu (1) jam pertama kelahiran
e. jangan memandikan bayi di tempat yang terbuka
Karena bayi baru lahir cepat dan mudah kehilangan panas tubuhnya.maka dari itu agar suhu tubuh bayi tetap hangat sebaiknya memandikan bayi pada lingkungan yang tertutup dengan menggunakan air hangat.

CARA MERAWAT TALI PUSAT
1.      Pastikan tali pusat tetap kering.
2.      Bersihkan dan keringkan pangkal tali pusat termasuk daerah sekitarnya dan lipatan-lipatan pusar dengan perlahan. Lakukan dua kali sehari
3.      Tidak perlu membubuhi apapun
4.      Perhatikan dan waspadai jika kondisinya, ada nanah atau darah di daerah ini, tali pusat bengkak dan memerah, tali pusat tidak putus dalam 4 minggu atau keluar bau tidak sedap. Segera hubungi dokter
MEMBERSIHKAN KELAMIN BAYI
1. Membersihkan penis
·         Usap daerah penis, sisi-sisinya, dan di bawah testikel dengan kapas basah. Lalu bersihkan daerah pangkal paha termasuk lipatannya.
·         Bersihkan daerah anus dan perhatikan lipatan-lipatan di sekitarnya.
·         Cara membersihkan dengan gerakan memutar ke arah bawah, menghadap jari kaki si kecil
2. Membersihkan vagina
·         Gunakan baby wipe atau kapas steril yang telah direndam dalam air hangat. Angkat kaki bayi dengan memegangi pergelangan kakinya.
·         Usap daerah vagina dengan perlahan,tetapi cukup kuat, dari arah depan ke belakang.
Ini untuk mengurangi risiko berpindahnya kuman-kuman ke vagina.Bersihkan bibir luar vagina, dan pastikan anda membersihkan daerah lipatan di daerah paha bagian atas. Jangan mencoba untuk membersihkan bagian dalam vagina. Membuka bibir vagina bisa menimbulkan infeksi.
·         Keringkan dengan tisu yang lembut dan tidak mudah sobek atau kain berrsih. Ambil tisu lagi dan bersihkan pula daerah pantat dan panggul. Biarkan beberapa saat agar kering.
·         Hindari pemakaian talk. Pakaian popok bersih sesudahnya.
Cara memandikan bayi yang dianjurkan adalah :
(1). Tunggu sedikitnya 6 jam setelah lahir sebelum memandikan bayi (lebih lama jika bayi mengalami asfiksia atau hipotermi)
(2). Sebelum memandikan bayi, periksa bahwa suhu tubuh stabil .jika belum stabil selimuti kembali tubuh bayi secara longgar, tutupi bagian kepala dan lakukan persentuhan kuli ibu – bayi dan selimuti keduanya. Tunda memandikan bayi hingga suhu tubuh bayi tetap stabil dalam waktu (paling sedikit) satu (1) jam.
(3). Tunda untuk memandikan bayi yang sedang mengalami masalah pernapasan
(4). Sebelum bayi dimandikan, pastikan ruangan mandinya hangat dan tidak ada tiupan angin. Siapkan handuk bersih dan kering untuk mengeringkan tubuh bayi dan siapkan beberapa lembar kain atau selimut bersih dan kering untuk menyelimuti tubuh bayi setelah dimandikan.
(5) Memandikan bayi secara cepat dengan air bersih dan hangat
Dengan langkah-langkah sebagai berikut:
a.       Baringkan bayi diatas perlak.
b.      Bersihkan wajah bayi dengan waslap basah tanpa menggunakan sabun.
c.       Tuangkan sabun pada waslap,bersihkan dari bagian yang paling bersih,lalu yang paling kotor.
d.      Bilas tubuh bayi,masukkan bayi ke dalam bak dengan cara sangga bagian pantat,bahu serta kepala dengan kedua tangan. Masukkan bayi ke dalam bak bagian pantat terlebih dahulu.
e.       Bersihkan dengan waslap yang bersih,lipatan-lipatan genggaman tangan dibuka.
f.       Angkat tubuh bayi dari bak dan letakkan diatas handuk.
g.      Tekan handuk dengan lembut untuk mengeringkan setiap bagian tubuh terutama di lipatan-lipatan kulit.
(6). Segera keringkan bayi dengan menggunakan handuk bersih dan kering
(7). Ganti handuk yang basah dengan selimut bersih dan kering, kemudian selimuti tubuh bayi secara longgar.Pastikan bagian kepala bayi diselimuti dengan baik.Bayi dapat diletakkan bersentuhan kulit dengan ibu dan diselimuti dengan baik
(8). Ibu dan bayi disatukan di tempat dan anjurkan ibu untuk menyusukan bayinya
(9) Tempatkan bayi di lingkungan yang hangat. Idealnya bayi baru lahir ditempatkan di tempat tidur yang sama dengan ibunya, untuk menjaga bayi tetap hangat dan mendorong ibu untuk segera memberikan ASI.
PEMBERIAN ASI BAGI BAYI
·         Manfaat pemberian ASI bagi bayi:
1.      ASI sebagai nutrisi terbaik.
2.      Meningkatkan daya tahan tubuh.
3.      Meningkatkan kecerdasan.
4.      Meningkatkan jalinan kasih sayang antara anda dan buah hati tercinta
Keuntungan memberi ASI bagi bayi :
  1. Pemberian ASI tak perlu menggunakan botol,sehingga ASI sangat steril tak mudah tercemar.
  2. ASI mengandung antibodi terhadap penyakit yang disebabkan bakteri,virus ataupun jamur.
  3. Dengan memberi ASI berarti anda tak perlu mengeluarkan dana untuk membeli susu kaleng,atau memasak air untuk menyeduh susu.
  4. Tak menyebabkan alergi
  5. Kaya vitamin, mineral & zat besi
  6. Mudah dicerna.
BAB III
PENUTUP

3.1  Kesimpulan

Perawatan bayi baru lahir meliputi
1.      Pencegahan infeksi
2.      Menjaga suhu bayi agar tetap hangat
3.      Merawat tali pusat
4.      Membersihkan kelamin bayi
5.      Memberikan asi pada bayi

Pengetahuan tentang perawatan bayi sangat di butuhkan oleh masyarakat khususnya para ibu –ibu,agar para ibu dapat melakukan perawatn bayisecara baik dan benar , sehingga mengurangi AKB yang selama ini masih banyak terjadi di Indonesia
3.2  Saran
Sebaiknya para ibu selalu menjaga kesehatan bayi dengan melakukan perawatan bayi yang telah di anjurkan sesuai prosedur kesehatan








DAFTAR PUSTAKA


·         Furaida,laila. 2011 . handout Asuhan Neonatus,Bayi dan Balita
·         Mochtar, Rustam . 1998 . Sinopsis Obstetri . Jakarta : EGC
·         Prawiroharjo ,sarwono,2008.Ilmu Kebidanan. Jakarta:P.T. Bina pustaka sarwono Prawiroharjo
·         Sastrawinata,Sulaiman . 1983. Obstetric fisiologi. Bandung : ELEMAN
·         Dr. suparyanto M.Kes . 2011 . http///:dr. Suparyanto.blogspot.com


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar