PERINGATAN

Dilarang meng-copy materi dari blog ini, tanpa mencantumkan nama penulis dan alamat web (URL). Terima Kasih

Minggu, 24 Januari 2010

KONSEP PUSKESMAS IDOLA (Public Health Center IDOLA Concept)


Dr. Suparyanto, M.Kes

PENGERTIAN
  • Puskesmas Rawat Inap ”IDOLA” adalah Puskesmas dengan fasilitas rawat inap dengan ruangan yang Indah, suasana pelayanan Damai, memperlakukan pasien secara Obyektif, menangani pasien secara Lancar serta Aman untuk mewujudkan pelayanan kesehatan rawat inap yang bermutu serta terjangkau oleh semua lapisan masyarakat.

VISI
  • ” Pasien sembuh dan puas”

MISI

Untuk mencapai visi tersebut diatas, ditetapkan misi sebagi berikut:
  1. Mengembangkan sumber daya manusia yang profesional, unggul dan berkualitas. SDM yang dimaksud terdiri dari: dokter spesialis empat besar (bedah, kandungan dan kebidanan, anak dan penyakit dalam), dokter umum, bidan, perawat, nutrisionis dan administrasi. Dengan jenis pelayanan kesehatan yang sesuai dengan harapan pelanggan, sehingga tercipta pelayanan kesehatan yang cepat , tepat dan aman
  2. Melengkapi dan menyajikan sarana dan prasana Puskesmas Rawat Inap yang bersih dan rapi. Sarana yang diperlukan terdiri: ruang perawatan, ruang operasi sederhana, ruang persalinan, ruang tindakan, kamar linen, kamar mandi, dapur, laboratorium, sedang prasarana yang diperlukan adalah: peralatan operasi terbatas, peralatan obstetri patologis, peralatan resusitasi, tempat tidur dengan kelengkapannya dan perlengkapan perawatan
  3. Menata Mindset Tim Pelayanan Prima di Puskesmas Rawat Inap ”IDOLA”.
  4. Pola pikir semua pegawai Puskesmas Rawat Inap perlu ditata dan disamakan, dengan tujuan agar semua pegawai mempunyai polapikir yang sama untuk menyelenggarakan pelayanan kesehatan yang bermutu dan memuaskan pelanggan sehingga terbentuk nuansa pelayanan prima dengan penuh kedamaian
  5. Memahami psikografi Pelanggan Puskesmas.(Psikografi pelanggan perlu diketahui untuk mengetahui budaya, perilaku dan kebutuhan masyarakat akan pelayanan kesehatan, sehingga kita dapat mengantisipasi bentuk pelayanan kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan terjangkau oleh semua lapisan masyarakat)
  6. Mengembangkan pelayanan kesehatan yang tak terlupakan pada Pelanggan.(Dengan memberi pelayanan kesehatan yang memberi kesan ”WOW”, maka hal tersebut akan membanggakan dan memuaskan pada pelanggan yang juga dapat berfungsi sebagai promosi antar pelanggan.)
  7. Menjalin komunikasi terus menerus dengan Pelanggan untuk menciptakan ”Customer Market Relationship”. (Komunikasi dengan pelanggan yang terjalin baik, akan menimbulkan ikatan batin di antara mereka sehingga hal tersebut akan membuat pelanggan menjadi loyal.)
  8. Melakukan penyesuaian organisasi terus menerus untuk peningkatan mutu pelayanan kesehatan.(Perubahan organisasi akan terjadi terus menerus, baik karena pengaruh lingkungan internal maupun eksternal serta tuntutan pelanggan yang terus berubah. Untuk itu Puskesmas Rawai Inap ”IDOLA” harus selalu dapat menyesuaikan perubahan tersebut, sehingga dapat terus mempertahankan pelayanan kesehatan yang bermutu dan memuaskan pelanggan.)

    KEBIJAKAN

    1. Tenaga kesehatan yang memberikan pelayanan kesehatan harus profesional sesuai dengan pendidikannya, unggul dalam prestasi serta sopan dan santun dalam memberikan pelayanan kepada pelanggan.
    2. Tenaga kesehatan berpenampilan rapi dan bersih, khusus untuk dokter dan dokter gigi memakai jas dokter pada saat melayani pasien.
    3. Obat yang diberikan kepada pasien adalah obat generik berblister
    4. Pelanggan diperlakukan secara ramah dan sopan serta dengan penuh simpati dengan strategi ”SENYUM” dibantu sepenuhnya menyelesaikan masalah kesehatannya
    5. Tenaga kesehatan harus cepat dan tanggap dalam merespon keluhan dan keinginan pelanggan
    6. Pegawai Puskesmas Rawat Inap mempunyai komitmen, etika dan semangat/motivasi yang tinggi untuk melaksanakan pelayanan prima di Puskesmas Rawai Inap
    7. Ruang pelayanan rawat inap ditata rapi dan bersih, dan ber-AC, sehingga memberi kenyamanan pada pasien serta tenaga kesehatan yang melayaninya
    8. Kamar mandi dan WC dibuat bersih, tidak berbau dan cukup air, serta dibersihkan setiap hari
    9. Lingkungan Puskesmas dibuat taman untuk mewujudkan suasana asri dan segar
    10. Supervisi dilaksanakan setiap tiga bulan sekali dan ditindaklanjuti dengan pertemuan pemecahan masalah di Dinas Kesehatan
    11. Survey kepuasan pelanggan dilaksanakan setiap tiga bulan sekali serta ditindaklanjuti dengan perbaikan pelayanan rawat inap

    STRATEGI

    • Tujuan Puskesmas Rawat Inap ”IDOLA” adalah menyelenggarakan Pelayanan Rawat Inap yang bermutu dan terjangkau oleh semua lapisan masyarakat. Untuk mencapai tujuan tersebut ditetapkan strategi pelayanan ”SENYUM” dengan rincian sebagai berikut:
    1. ”S”: Sambutlah pasien dengan senyum dan salam yang hangat, sebagai ungkapan rasa hormat dan siap melayani pasien.
    2. ”E”: Eksplorasi dan bantu menemukan masalah kesehatan yang diderita pasien.
    3. ”N”: Niat yang tulus untuk menyelesaikan masalah pasien dengan kemampuan terbaik.
    4. ”Y”: Yakinkan pada pasien bahwa masalah kesehatan yang diderita akan kita layani secara:
    5. ”U”: Umum: artinya pelayanan rawat inap di Puskesmas Rawap Inap ”IDOLA” dilaksanakan secara adil tanpa membedakan status sosial, ekonomi, suku, agama dan politik.
    6. ”M”: Mutu: artinya pelayanan rawat inap di Puskesmas Rawap Inap ”IDOLA” dilaksanakan sesuai dengan standart operating prosedure (SOP) dan sesuai dengan harapan atau melebihi harapan pasien.



    4 komentar:

    1. tq infonya pak..ada ga peraturan tentang puskesmas rawat inap..seperti semacam UU lang pak..tq ya pak

      BalasHapus
    2. bgus bagt..ada g pak UU tentang pelaksanaan puskesmas rawat inap

      BalasHapus
    3. ratnasari budi nugraheni17 Januari 2013 20.59

      selamat malam dokter...
      sebagai pegawai puskesmas, saya sering di pusingkan dengan peraturan yang menargetkan juumlah karcis yang masuk, yang secara tidak langsung berarti kita mengharap ada sejumlah orang yang harus sakit setiap bulannya... sedangkan dari pemerintah tigkat kecamatan berusaha bahu membahu untuk menyehatkan masyarakatnya...
      mohon saran agar saya tidak salah dalam menyikapi masalah tersebut... trimakasih

      BalasHapus
      Balasan
      1. Trims untuk sdr Ratnasari telah mampir di blog kami. Target Puskesmas dibuat berdasarkan asumsi bahwa yang sakit sekitar 15% jumlah penduduk, dari asumsi itu diharapkan masyarakat semuanya mau berobat ke Puskesmas. kalau sebagian besar mau berobat ke Puskesmas, pasti target Puskesmas akan tercapai, untuk itu pelayanan kesehatan di Puskesmas harus bermutu. jadi kalau pasien kita banyak bukan berarti kita mengharapkan orang sakit, tetapi kita justru bisa menyehatkan mereka, karena pelayanan kita bermutu. trims

        Hapus