PERINGATAN

Dilarang meng-copy materi dari blog ini, tanpa mencantumkan nama penulis dan alamat web (URL). Terima Kasih

Kamis, 13 Maret 2014

ASIDOSIS

Dr. Suparyanto, M.Kes



ASIDOSIS

KESEIMBANGAN ASAM BASA TUBUH
  • Keseimbangan asam basa adalah homeostasis dari kadar ion hidrogen  dalam tubuh
  • Kadar normal ion hidrogen (H) arteri adalah: 4x10-8 atau pH = 7,4 (7,35 – 7,45)
  • Asidosis = asidemia à kadar pH darah <7 span="">
  • Alkalemia = alkalosis à kadar pH darah >7,45
  • Kadar pH darah <6 atau="">7,8 tidak dapat diatasi oleh tubuh
SISTEM BUFFER TUBUH
  1. Sistem buffer ECF à asam karbonat-bikarbonat (NaHCO3 dan H2CO3)
  2. Sistem buffer ICF à fosfat monosodium-disodium (Na2HPO4 dan NaH2PO4)
  3. Sistem buffer ICF eritrosit à oksihemoglobin-hemoglobin (HbO2- dan HHb)
  4. Sistem buffer ICF dan ECF à protein (Pr- dan HPr)
  • Pertahanan pH darah normal tercapai melalui kerja gabungan dari buffer darah, paru dan ginjal
  • Persamaan Handerson Hasselbach:
                              20 [HCO3-]
  • pH = 6,1 + log ---------------------
                                1PaCO2
  • [HCO3-] à faktor metabolik, dikendalikan ginjal
  • PaCO2 à faktor respiratorik, dikendalikan paru
  • pH 6,1 à efek buffer dari asam karbonat-bikarbonat
  • Selama perbandingan [HCO3-] : PaCO2 = 20 : 1 à pH darah selalu = 6,1 + 1,3 = 7,4
GANGGUAN ASAM BASA DARAH
  • Asidosis metabolik [HCO3-] ↓ dikompensasi dengan PaCO2 ↓
  • Alkalosis metabolik [HCO3-] ↑ dikompensasi dengan PaCO2↑
  • Asidosis respiratorik PaCO2↑ dikompensasi dengan [HCO3-] ↑
  • Alkalosis respiratorik PaCO2↓ dikompensasi dengan [HCO3-] ↓
ASIDOSIS METABOLIK
  • Ciri: [HCO3-] ↓ <22meq dan="" ph="" span="">à kompensasi dengan hiperventilasi PaCO2↓, kompensasi akhir ginjal à ekskresi H+, sebagai NH4+ atau H3PO4
  • Penyebab:
    • Penambahan asam terfiksasi: ketoasidosis diabetik, asidosis laktat (henti jantung atau syok), overdosis aspirin
    • Gagal ginjal mengekskresi beban asam
    • Hilangnya HCO3- basa à diare
GEJALA ASIDOSIS METABOLIK
  • Tidak jelas dan asimptomatis
  • Kardiovaskuler: disritmia, penurunan kontraksi jantung, vasodilatasi perifer dan serebral
  • Neurologis: letargi, stupor, koma
  • Pernafasan: hiperventilasi (Kussmal)
  • Perubahan fungsi tulang: osteodistrofi ginjal (dewasa) dan retardasi pada anak
PENATALAKSANAAN ASIDOSIS METABOLIK
  • Tujuan: meningkatkan pH darah hingga ke kadar aman (7,20 hingga 7,25) dan mengobati penyakit dasar
  • NaHCO3 dapat digunakan bila pH <7 atau="" sup="">-
] <15meq span="">
  • Risiko NaHCO3 yang berlebihan: penekanan pusat nafas, alkalosis respiratorik, hipoksia jaringan, alkalosis metabolik, hipokalsemia, kejang, tetani
  • ALKALOSIS METABOLIK
    • Ciri: [HCO3-] ↑ >26mEq/L dan pH >7,45 à kompensasi dengan hipoventilasi PaCO2↑, kompensasi akhir oleh ginjal à ekskresi [HCO3-] yang berlebihan
    • Penyebab:
      • Hilangnya H+ (muntah, diuretik, perpindahan H+dari ECF ke ICF pada hipokalemia)
      • Retensi [HCO3-] (asidosis metabolik pasca hiperkapnia)
    GEJALA ALKALOSIS METABOLIK
    • Gejala dan tanda tidak spesifik
    • Kejang dan kelemahan otot à akibat hipokalemia dan dehidrasi
    • Disritmia jantung, kelainan EKG à hipokalemi
    • Parestesia, kejang otot à hipokalsemia
    PENATALAKSANAAN ASIDOSIS RESPIRATORIK
    • Pemulihan ventilasi yang efektif sesegera mungkin à pemberian O2 dan mengobati penyebab penyakit dasar
    • PaO2 harus ditingkatkan >60mmHg dan pH >7,2
    ALKALOSIS RESPIRATORIK
    • Ciri: penurunan PaCO2 <35mmhg dan="" peningkatan="" ph="" serum="">7,45 à kompensasi ginjal meningkatkan ekskresi HCO3-
    • Penyebab: hiperventilasi (tersering psikogenik karena stress dan kecemasan), hipoksemia (pneumonia, gagal jantung kongestif, hipermetabolik (demam), stroke, stadium dini keracunan aspirin, septikemia
    GEJALA ALKALOSIS RESPIRATORIK
    • Hiperventilasi (kadar gas, frekuensi nafas)
    • Menguap, mendesak, merasa sulit bernafas
    • Kecemasan: mulut kering, palpitasi, keletihan, telapak tangan dan kaki dingin dan berkeringat
    • Parastesia, otot berkedut, tetani
    • Vasokontriksi serebal à hipoksia cerebral à kepala dingin dan sulit konsentrasi
    PENATALAKSANAAN ALKALOSIS RESPIRATORIK
    • Menghilangkan penyebab dasar
    • Kecemasan dapat dihilangkan dengan pernafasan kantong kertas yang dipegang erat disekitar hidung dan mulut dapat memulihkan serangan akut
    • Hiperventilasi mekanik à diatasi dengan mengurangi ventilasi dalam satu menit, menambah ruang hampa udara atau menghirup 3% CO2 dalam waktu singkat

     

    Tidak ada komentar:

    Poskan Komentar