PERINGATAN

Dilarang meng-copy materi dari blog ini, tanpa mencantumkan nama penulis dan alamat web (URL). Terima Kasih

Minggu, 07 April 2013

SISTEM REPRODUKSI PRIA

Dr. Suparyanto, M.Kes


SISTEM REPRODUKSI PRIA

1. ALAT REPRODUKSI PRIA BAGIAN LUAR

1.    Penis (Zakar): Suatu organ berbentuk silindris yang dalam keadaan tidak tegang normal panjangnya  6-8 cm, dimana didalamnya terdapat uretra. Penis terdiri dari 3 komponen jaringan erektil yaitu 2 jaringan Korpus kavernosum dan 1 jaringan  Korpus spongiosum.

2.    Skrotum (Kantong zakar): Suatu kantongan yang terdiri dari jaringan ikat jarang, terletak di belakang penis , diantara kedua paha dan berisi  2 buah testis.


2. ALAT REPRODUKSI PRIA BAGIAN DALAM

1.    Testis (Buah zakar): jumlahnya 2 buah  berukuran 5 x 2 x 3 cm, berbentuk bulat telur, merupakan kelenjar seks utama pria yang berfungsi: (1) Memproduksi spermatozoa di dalam tubuli seminiferi dimana prosesnya disebut spermatogenesis; (2)  Memproduksi hormon Testosteron (mempunyai sifat seks skunder)

2.    Epididimis: Merupakan saluran berkelok kelok seperti spiral yang terletak disamping belakang testis, dihubungkan dengan testis oleh saluran vas defferen. Fungsi epididimis adlah sebagai berikut: 1). Merupakan saluran penghubung antara testis dengan vas defferen; 2). Merupakan lumbung pertama sperma; 3). Mengeluarkan getah / cairan yang berguna untuk perkembangan dan proses pematangan spermatozoa; 4). Mengabsorbsi cairan testis yang mengandung sperma

3.    Vas defferens (saluran mani): Berasal dari testis masuk kedalam rongga perut melalui Canalis inguinalis berjalan masuk kedalam panggul melewati kandung kencing menuju saluran kencing bagian Prostat. Sebelum bermuara di saluran kencing bergabung dengan Vesicula seminalis, tempat penyimpanan air mani sebelum disemprotkan.

4.    Vesicula seminalis (Saluran kantung air mani): Adalah kelenjar tubuler, terletak disebelah kanan dan kiri dibelakang leher kandung kencing. Saluran dari vesica seminalis bergabung dengan ductus defferens membentuk ductus Ejaculatorius. Kantung ini berfungsi untuk menyimpan sperma dan menghasilkan cairan yang kaya dengan zat gula (mungkin untuk makanan sperma)

5.    Glandula prostat (Kelenjar prostat): Terletak dibawah kandung kencing dan menglilingi saluran kencing. Kelenjar ini terdiri dari kelenjar majemuk, saluran saluran dan otot polos. Bentuknya seperti buah kenari, beratnya kurang lebih 20 gram. Kelenjar ini menghasilkan cairan yang bersifat basa dan berfungsi untuk mempertahankan hidup sperma.
6.    Glandula Cowperi: Menghasilkan cairan mucus, bening dan bersifat basa yang berguna sebagai lubricant (pelicin) pada saat coitus.

7.    Urethra (Saluran kencing): Terdiri 2 bagian pars prostatica dan pars penica, panjangnya 17 – 23 cm berfungsi menyarurkan urine dan sperma. Air kencing dan air mani tidak mungkin keluar secara bersamaan, karena secara reflek telah diatur oleh sebuah klep yang terletak pada muara pertemuan antara saluran kencing dan saluran mani.

8.    Air mani (semen) : Air mani terdiri atas getah / cairan berwarna keputih putihan, agak kental, berasal dari kelenjar kelenjar epididimis, vesica seminalis, prostat, kelenjar cowperi, serta kelenjar kelenjar pada uretra. Air mani mengandung sel mani dan plasma semen. Pada setiap ejakulasi, dipancarkan 2-5 cc air mani yang setiap cc-nya mengandung 20 – 120 juta sel mani ( spermatozoa ). Air mani bersifat basa dan dalam lingkungan ini sperma dapat hidup untuk kurang lebih 3 hari.

3. SPERMATOZOA.

Dibuat didalam tubuli seminiferi  testis melalui proses spermatogenesis, pada bagian kepala terdapat selubung yang mengandung enzim yang berfungsi penetrasi sel telur pada saat fertilisasi, didalam vagina tidak dapat hidup lebih dari 8 jam, sedangkan didalam uterus sampai  tuba dapat hidup sampai 2-3 hari.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar