PERINGATAN

Dilarang meng-copy materi dari blog ini, tanpa mencantumkan nama penulis dan alamat web (URL). Terima Kasih

Rabu, 08 Mei 2013

SEKILAS TENTANG CUCI TANGAN PAKAI SABUN (CTPS)

Dr. Suparyanto, M.Kes


SEKILAS TENTANG CUCI TANGAN PAKAI SABUN (CTPS)

1. Pengertian
Mencuci tangan adalah proses menggosok kedua permukaan tangan dengan kuat secara bersamaan dengan menggunakan zat pembersih yang sesuai dan dibilas dengan air mengalir dengan tujuan menghilangkan mikroorganisme, (Suharyati samba, 2005). Mencuci tangan pakai sabun adalah salah satu sanitasi dengan membersihkan jari-jemari dengan sabun dan air oleh manusia untuk menjadi lebih bersih dan memutuskan rantai kuman, mencuci tangan pakai sabun dikenal juga sebagai pencegahan penyakit (Ratna Eni, 2009)

2. Tujuan
Tujuan dari mencuci tangan pakai sabun adalah
1)    Untuk mencegah penyebaran penyakit menular seperti diare
2)    Dapat mencegah infeksi kulit dan mata
3)    Menghilangkan kuman yang tidak tampak di permukaan kulit
4)    Membuat tangan bersih dan wangi, (buku panduan CTPS, 2010)

3. Lima waktu penting melakukan CTPS
Di Indonesia diperkenalkan 5 waktu terpenting:
1)    Setelah ke jamban
2)    Setelah membersihkan anak yang buang air besar (BAB)
3)    Sebelum menyiapkan makanan
4)    Sebelum makan
5)    Setelah memegang/menyentuh hewan

4. Cara yang benar dalam mencuci tangan pakai sabun
Praktik CTPS yang benar adalah menggunakan air dan sabun seperti di bawah ini :
1)    Dengan air bersih dan mengalir dari kran atau gentong
2)    Tangan yang digosok dengan sabun
3)    Digosok-gosok bagian telapak maupun punggung, terutama dibagian kuku minimal 20 detik
4)    Dibilas dengan air bersih dan mengalir
5)    Keringkan dengan kain bersih atau di kibas-kibaskan di udara (Panduan HCTPS, 2009).

DAFTAR PUSTAKA

1.    Azwar, S. 2011. Sikap Manusia Teori dan Pengukuran. Yogyakarta : Pustaka Pelajar.
2.    Cahyaningsih S.Dwi. 2011. Pertumbuhan Anak dan Remaja Dini. Trans info Media, Jakarta.
3.    Depkes RI. 2009. Panduan Penyelenggaraan Hari Cuci Tangan Sedunia. diakses tanggal 14 Desember 2009 pukul 08:10:15 AM.
4.    Depkes. 2011. Profil Kesehatan Indonesia. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta.
5.    Dinkes. 2011. Selayang Pandang. Dinas Kesehatan, Provinsi Jawa Timur
6.    Hidayat A, 2007. Riset keperawatan dan teknik penulisan ilmiah. Jakarta : Salemba Medika.
7.    Samba, Suharyati. 2005. Buku Praktek Kebidanan. Buku Kedokteran EGC, Jakarta.
8.    Ratna E. 2009. Keterampilan Dasar Praktek Klinik. Nuha Medika, Yogyakarta.
9.    Riyanto, Agus. 2011. Aplikasi Metode Penelitian Kesehatan. Nuha Medika, Yogyakarta.
10. Siswanto, Hadi. 2010. Pendidikan Anak Usia Dini.Sawon,Bantul, Yogyakarta.
11. Maulana, Heri D.J. 2009. Promosi Kesehatan. Buku Kedokteran EGC, Jakarta.
12. Nazir, dkk. 2011. Metodologi Penelitian Kesehatan. Yogyakarta : Nuha Medika.
13. Notoatmodjo, Soekidjo. 2007. Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. PT Rineka Cipta, Jakarta.
14. Notoatmodjo, Soekidjo. 2010. metodologi penelitian kesehatan. Rineka cipta, Jakarta.
15. Notoatmodjo, Soekidjo. 2010. Promosi Kesehatan Teori dan Aplikasinya. PT Rineka Cipta, Jakarta.
16. Nursalam. 2008. konsep dan penerapan metodologi penelitian ilmu keperawatan. Jakarta : Salemba medika.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar