PERINGATAN

Dilarang meng-copy materi dari blog ini, tanpa mencantumkan nama penulis dan alamat web (URL). Terima Kasih

Kamis, 02 Mei 2013

SEKILAS TENTANG KELUARGA BERENCANA (KB)

Dr. Suparyanto, M.Kes


SEKILAS TENTANG KELUARGA BERENCANA (KB)

1. Pengertian
Keluarga berencana adalah suatu usaha untuk menjarangkan atau merencanakan jumlah dan jarak kehamilan dengan memakai kontrasepsi (Mochtar, 2002 : 249).

Menurut UU No.10 tahun 1992 tentang perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Sejahtera, keluarga berencana adalah upaya peningkatan kepedulian dan peran serta masyarakat melalui pendewasaan usia perkawinan (PUP), pengaturan kelahiran, pembinaan ketahanan keluarga, peningkatan kesejahteraan keluarga kecil, bahagia, dan sejahtera (Setyaarum, 2009:28).

Keluarga berencana adalah tindakan yang membantu individu atau pasangan suami istri untuk menghindari kelahiran yang tidak diinginkan atau mengatur interval diantara kehamilan (Hartanto, 2004 : 26-27).

2. Tujuan Keluarga Berencana
Tujuan umum keluarga berencana adalah membentuk keluarga kecil sesuai dengan kekuatan sosial ekonomi suatu keluarga dengan cara mengatur kelahiran anak, agar diperoleh suatu keluarga bahagia dan sejahtera yang dapat memenuhi kebutuhan hidupnya. Bila ditilik lebih dalam sebenarnya Keluarga Berencana bertujuan memperhatikan beberapa kepentingan manusia dan masyarakat, antara lain adalah orang tua, anak – anak, dan masyarakat (Mochtar, 2002 : 252).

DAFTAR PUSTAKA
1.    Azwar, Saifuddin, 2010, Sikap Manusia Teori dan Pengukurannya, Pustaka Pelajar, Yogyakarta : 155-157
2.    BKKBN, 2011, Pasutri Jarang Pake Kontrasepsi BKKBN Turunkan 35 Ribu Bidan, http://ekbis.rmol.co/read/2011/10/02/41128/Pasutri-Jarang-Pake-Kontrasepsi-BKKBN-Turunkan-35-Ribu-Bidan, diakses tanggal 14 Januari 2013
3.    Depkes, 2011, Situasi Upaya Kesehatan, http://www.depkes.go.id/downloads/ Profil_Data_Kesehatan_Indonesia_Tahun_2011.pdf,  diakses tanggal 13 Januari 2013
4.    Depkes, 2011, Pedoman Penanggulangan Anemia Gizi Untuk Remaja Putri Dan Wanita Usia Subur, gizi.depkes.go.id/anemia/Pedoman%20Anemia% 20Gizi.doc, diakses tanggal 18 Januari 2013
5.    Dinkes Jatim, 2011, Situasi Upaya Kesehatan, http://dinkes.Jatimprov .go.id/userfile/dokumen/1321926974_Profil_Kesehatan_Provinsi_Jawa_Timur_2011.pdf, diakses tanggal 13 Januari 2013.
6.    Dinkes Jombang, 2011, Situasi Derajat Kesehatan, http://www.jombangkab. go.id/egov/SatKerDa/page/1.2.6.2/2011%20Profil%20Kesehatan%20Bab%20IV.pdf, diakses tanggal 12 Januari 2013
7.    Dinkes Jombang, 2010, Situasi Upaya Kesehatan, http://www.jombangkab. go.id/egov/SatKerDa/page/1.2.6.2/2010%20Profil%20Kesehatan%20Bab%20IV.pdf, diakses tanggal 12 Januari 2013
8.    Dinkes Jombang, 2009, Situasi Upaya Kesehatan, http://www.jombangkab. go.id/egov/SatKerDa/page/1.2.6.2/2009%20Profil%20Kesehatan%20Bab%20IV.pdf, diakses tanggal 12 Januari 2013
9.    Hartanto, Hanafi, 2004, Keluarga Berencana dan Kontrasepsi, Pustaka Sinar Harapan, Jakarta : 26-27
10. Hidayat, Azis Alimul, 2009, Metode Penelitian Keperawatan dan Teknik Analisis Data, Salemba Medika, Jakarta : 60-79
11. Humas BKKBN Jatim, 2012, BKKBN Ajak Ulama Dukung Kesetaraan dan Keadilan Gender dalam Ber-KB, http://www.bkkbnjatim.com /berita.php?p=berita_detail&id=705, diakses tanggal 14 Januari 2013
12. Humas BKKBN Jatim, 2012, Upayakan Optimalisasi Pelayanan KB, Gelar Temu Koordinasi bersama IBI dan Dinkes, http://www.bkkbnjatim.com /berita.php?p=berita_detail&id=470, diakses tanggal 13 Januari 2013
13. Mansjoer, Arif, 2009, Kapita Selekta Kedokteran, Media Aesculaplus, Jakarta : 350-355
14. Manuaba, Ida Bagus, 2005, Ilmu Kebidanan, Penyakit Kandungan dan Keluarga Berencana untuk Pendidikan Bidan, EGC, Jakarta : 441-444
15. Mochtar, Rustam, 2002, Sinopsis Obstetri, EGC, Jakarta : 268-276
16. Nazir, Moh, 2009, Metode Penelitian, Ghalia Indonesia, Bogor : 84-85
17. Notoatmodjo, Soekidjo, 2010, Ilmu Perilaku Kesehatan, Rineka Cipta, Jakarta : 92
18. Notoatmodjo, Soekidjo, 2010, Metodologi Penelitian Kesehatan, Rineka Cipta, Jakarta : 35-36
19. Nursalam, 2011, Pedoman Skripsi, Tesis, dan Instrumen Penelitian Keperawatan, Salemba Medika, Jakarta : 109-111
20. Saryono, 2011, Metodelogi Penelitian Kesehatan, Mitra Cendekia, Yogyakarta : 66-70
21. Setyaarum, Dyah Noviawati, 2009, Panduan Lengkap Pelayanan KB Terkini, Muha Medika, Yogyakarta : 96-115
22. Simbolon, Desnal, 2010, Analisis Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Penggunaan Alat Kontrasepsi Pil Pada Akseptor KB Di Desa Pandiangan Kecamatan Laeparira Kabupaten Dairi, http://repository.usu .ac.id/bitstream/123456789/20492/7/09E02377.pdf, diakses tanggal 23 Februari 2013
23. Sobur,  Alex, 2011, Psikologi Umum, CV Pustaka Setia, Bandung : 446 – 497
24. Suparyanto, 2011, Wanita Usia Subur (WUS), http://dr.suparyanto. blogspot.com/2011/10/wanita-usia-subur-wus.html, diakses tanggal 20 Januari 2013
25. Sugiyono, 2009, Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R & D. Alfabeta, Bandung : 147
26. Sunaryo, 2004, Psikologi Untuk Keperawatan, EGC, Jakarta : 93-98
27. Syaifuddin, Abdul Bari, 2006, Buku Pelayanan Praktis Kontrasepsi, Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo, Jakarta : MK-29
28. Varney, Helen, 2008, Buku Ajar Asuhan Kebidanan, EGC, Jakarta :462-465
29. Wiknjosastro, Hanifa, 2005, Ilmu Kandungan, Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo, Jakarta : 534




Tidak ada komentar:

Poskan Komentar