PERINGATAN

Dilarang meng-copy materi dari blog ini, tanpa mencantumkan nama penulis dan alamat web (URL). Terima Kasih

Kamis, 15 November 2012

TINITUS

Dr. Suparyanto, M.Kes


TINITUS

Batasan: adalah gangguan pendengaran berupa sensasi suara (mendenging, menderu, mendesis) tanpa adanya rangsangan dari luar
Pada tinitus terjadi aktivitas elektrik pada area auditoria yang menimbulkan perasaan adanya bunyi, namun impuls bukan berasal dari luar, tetapi berasal dari sumber impuls abnormal dari dalam tubuhnya sendiri

Tinitus merupakan gejala klinis penyakit telinga, perlu dicari penyebabnya untuk mengobatinya

Etiologi:
Gangguan vaskuler  (aterosklerosis, tumor karotis)
Kejang klonus muskulus tensor timpani dan m. stapedius
Intoksikasi obat: salisilat, kina, streptomisin, garamisin, digitalis, kanamisin
Hipertensi
Stress, mens, hamil

Penatalaksanaan:
Perlu diketahui penyebab → Tx berdasar causa
Prinsip pengobatan:
Psikologik:  penyakit tidak membahayakan, perlu santai
Elektrofisiologik: memberi stimulus yang lebih keras dari tinitusnya (dengan alat bantu dengar)
Medikamentosa: antidrepresan, tranquilizer, sedatif, neurotropik, mineral, vitamin
Operatif: jika penyebab tumor, akustik neuroma




Tidak ada komentar:

Poskan Komentar